Rabu, 16 Desember 2015

5 TIPS MENGHADAPI GURU KILLER, wkwkwk






Di setiap sekolah, pasti ada satu-dua guru yang killer. Semua murid bahkan angin aja nunduk pas dia lewat. Saat bunyi sepatunya terdengar mendekati ruang kelas, auranya di pintu udah nggak enak aja, bawaannya merinding, keringet dingin, mual, yeee itu mah kamunya aja yang kagak sarapan.

Guru killer itu sebetulnya nggak selalu se-killer yang kamu kira kok, kecuali dia punya portofolio ngebunuh nyamuk cuma pakai kedipan mata doang, atau bikin seluruh kecoak di rumahnya melakukan transmigrasi bedol desa karena mengancam keselamatan tiap kepala keluarga. Oke, ini serem.

Tapi nih ya, mau guru se-killer apa pun, kalo kamu tau gimana cara menghadapinya, dia bukanlah sosok yang harus kamu takuti. Malah, bisa aja dia jadi guru yang paling baik hati cuma sama kamu.

Mau tau caranya? Gini..

Jangan gentar kalo kamu benar
Beberapa guru killer mampu melucuti nyali para siswanya hanya dengan tatapan yang seolah setajam ujung pisau belati. Padahal emang dari sononya aja cara dia menatap begitu. Usahain jangan gentar buat menghadapinya kalo kamu emang nggak salah. Misalnya, pas lagi ulangan temen kamu berusaha nyontek ke kamu, tapi malah kamu yang disangka mencontek.

Beranikan diri untuk menatap matanya, atur napas, lalu bilang, “Bu/Pak, saya nggak mencontek, tapi teman saya.”

“Diam kamu! Saya jelas-jelas melihatnya! Saya nggak mengajarkan murid untuk berbohong!”

“Saya berani menyanggah karena saya memang nggak melakukannya..”

“Kamu masih berani berbohong?”

“Bapak/Ibu mau mengajarkan muridnya untuk berbohong dengan mengakui kesalahan yang memang nggak dilakukan?”

“…”

Dijamin ampuh bikin sang guru killer diam sambil menaham wajah merahnya, ya paling ditampar dikit gapapalah. Lumayan, bikin dia kesal sendiri karena sadar bahwa pengelihatannya salah. Keep being cool~


Ubah penilaian kamu
Penilaian yang dimaksud ini adalah, jika orang-orang mengecap seorang guru adalah sosok killer, tapi kamu sebaliknya. Sedingin, segalak, semenakutkan apa pun seorang guru, kalo kamu menganggapnya sebagai guru yang baik dan asik, niscaya beliau pun akan begitu. Asal jangan terlalu SKSD aja.

Berbagai macam tipe guru itu tujuannya sama: pengin muridnya pinter dan berprestasi. Cuma cara dia ngajar aja kok yang mengerikan, tapi, kan, itu juga supaya muridnya belajar dengan benar.

Malah seru loh kalo kamu jadikan tantangan. Misalnya pas kamu dapet nilai jelek di mata pelajarannya, kamu bilang ke dia bakal belajar lebih giat lagi, lalu berhasil membuktikannya. Pasti dia juga akan mengubah penilaian buruknya tentang kamu menjadi baik.


Jadi murid yang beda
Guru killer itu paling sebel sama murid yang malas bin lemot. Murid tipikal gitu bakal jadi makanan favoritnya buat mencak-mencak. Maka, jadilah murid yang beda, alias rajin. Rajin bukan berarti kamu memaksakan diri untuk tampil sepintar Einstein dalam mata pelajaran yang dia ajarkan, tapi berusaha untuk memahami dan menghargai ilmu yang dia berikan.

Ini metode paling tepat buat dapetin hatinya. Dia pasti memerhatikan mana murid yang serius belajar dan nggak dari depan kelas. Meskipun kamu nggak pinter-pinter banget, tapi beliau melihat usaha kamu belajar yang rajin, masa iya dia tetap tega ngediemin kamua tau ngasih nilai jelek. Kalo setega itu, sih, beliau bakal dapet titel tambahan: guru killer yang minta banget di-HAHA-in aja.


Ajakin guru killer buat belajar bersama di luar sekolah
Terdengar mustahil? Enggak kok, malah mungkin banget. Ada sosok seorang guru yang killer setengah mati di sekolah, tapi saat di luar sekolah beliau menjadi sosok orang tua sekaligus malaikat yang dengan senang hati meluangkan waktunya untuk mengajari para murid.

Ini butuh approach yang subtle, katakanlah, cara ngedeketinnya halus dan pelan-pelan banget. Kalo kamu malu atau takut memintanya secara personal, ajakin teman-teman kamu buat kompakan minta sang guru killer buat belajar bersama di luar sekolah, atau malah sekalian jadi les. Tentu nggak cuma belajar aja. Bisa abis belajar bersama, lalu makan, jalan-jalan, atau ngebantuin aktivitas sang guru killer di rumahnya.
 


Jadi murid berprestasi yang bisa bikin dia respect
Ada loh guru yang menjadi sosok killer hanya karena dia pengin dihormati dan disegani oleh murid-muridnya. Biasanya guru killer yang kayak gini tuh jaimnya kebangetan. Lagi jalan tiba-tiba jatuh ngejeledug di lantai juga ekspresinya lempeng aja, bahkan malah break dance sambil direkam buat posting-an Instagram. Aduh, sulit.

Salah satu cara bikin dia respect adalah dengan menjadi murid yang berprestasi, dia pasti respect deh. Nggak akan mengangkat alis dengan tatapan merendahkan saat dia nyuruh kamu ngejawab soal di papan tulis, justru tersenyum bangga saat yakin kamu mampu menjawabnya.

Semoga bermanfaat ... :)
 

TIPS-TIPS MENGHADAPI UN CBT


Bagi siswa-siswi yang sudah duduk di bangku sekolah akhir persiapkan diri Anda untuk Ujian Nasional. Berikut beberapa tips sederhana untuk menghadapi Ujian Nasioal sistem komputerais atau CBT (Computer Based Test).
  1. Niat yang benar dan yakin Anda bisa sukses menghadapi Ujian nasional.
  2. Pelajari kisi-kisi dan SKL ujian nasional dengan benar. Buatlah rangkuman materi sendiri sesuai kisi-kisi ujian nasional terbaru.
  3. Hindari metode SKS (Sistem Kebut Semalam) saat belajar mengerjakan contoh soal-soal ujian nasional. Sebaiknya Anda mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum hari H atau ujian dilaksanakan.
  4. Berlatihlah soal-soal ujian nasional tahun-tahun sebelumnya. Perbanyak latihan mengerjakan contoh-contoh soal ujian nasional baik dari buku ataupun dari Internet.
  5. Pelajari simulasi latihan CBT yang ada di sekolahmu. Jangan sampai salah dalam alur mengerjakan soal di depan komputer.
  6. Jaga stamina dan kondisi kesehatan tubuh Anda khususnya menjelang hari H ujian nasional. Sebab jika tubuh Anda tidak fit tentu saja hal itu akan mengganggu konsentrasi Anda ketika mengerjakan soal
Optimis, persiapan yang matang, berlatih terus, dan palin utama adalah selalu berdoa. Berdoa sangat penting diatas segalanya, dimanapun dan kapanpun. Jika Anda ingin berhasil dalam melakukan sesuatu, jangan lupa dimulai dengan doa sesuai dengan kepercayaan dan keyakinan yang Anda miliki.

Semoga tips-tipsnya bermanfaat ya ... :)

Senin, 14 Desember 2015

CARA MENGATASI STRESS AKIBAT BANYAK TUGAS BAGI PELAJAR

CARA MENGATASI STRESS AKIBAT BANYAK TUGAS




Stres itu seperti suatu beban. Menghadapi stres seperti mengangkat suatu beban. Seorang atlet angkat beban akan berlatih dengan sebaiknya mengangkat beban yang sesuai kemampuannya. Jika diangkat sembarangan, maka hasilnya adalah kerusakan otot dan bisa jadi patah tulang. Demikian juga dengan stres. Beban karena stres tidak bisa dihilangkan begitu saja. Cara terbaik adalah dengan mengelola stres secara efektif. Bagaimana mengelola stres di sekolah dengan baik?
Kenali penyebabnya

Jika Anda mulai stres di sekolah, misalnya saat menghadapi ujian sekolah, cobalah mencari tahu penyebab stres tersebut. Apakah disebabkan karena tekanan dari diri sendiri, dari orang tua, dari guru, atau dari sesama siswa? Cari penyebab stres yang paling menyebabkan beban tertinggi
.

Rencanakan tanggapan

Lulus ujian dengan nilai terbaik memang impian setiap siswa. Namun jika itu tidak tercapai, maka apa yang harus dilakukan? Apakah penurunan prestasi atau kegagalan menjadi akhir segala-galanya? Tentu tidak. Jika sejak awal sudah mempersiapkan tanggapan yang akan diberikan jika terjadi kegagalan, beban akan semakin berkurang. Anda sudah siap jika terjadi kegagalan. Misalnya Anda sudah mempersiapkan jawaban kepada orang tua atau guru jika kegagalan dipermasalahkan kemudian hari.

Segera selesaikan masalah


Masalah tidak akan hilang dengan sendirinya. Bahkan suatu masalah akan bertambah parah jika sedang stres. Cobalah segera selesaikan masalah sejak awal. Misalnya jika anda mengalami kesulitan belajar, coba sarankan untuk berlatih jauh-jauh hari sebelum masa ujian sekolah. Hal ini akan membantu mempersiapkan diri Anda.

Bantuan orang lain



Jika beban bertambah berat dan Anak tidak sanggup menghadapinya, jangan biarkan dipikul anda sendirian.  Anda harus mau  berkomunikasi dan berbagi dengan teman anda atau guru BK anda. Diskusikan dengan cara mengatasinya. Ini merupakan cara terbaik untuk mengelola stres saat situasi sudah begitu berat.

Mengatasi Stress dengan Melakukan Pola Hidup Sehat.


Ada pola-pola hidup sehat yang dapat dilakukan apabila pelajar mengalami stress yang berat agar mengurangi stress yang sedang dialami. Pola-pola tersebut adalah :
1.    Accupressure Pijatan-pijatan pada titik tertentu akan membantu Anda menstimulasi titik-titik penyembuhan. Prosedur ini sangat bagus untuk membantu Anda relax dan membantu meringankan kepenatan. Accupressure juga telah terbukti dapat membantu orang-orang untuk tidur lebih nyenyak di malam hari.
2.    Olah raga, Olah raga sangat efektif untuk membantu mengatasi stress karena berolah raga akan memperlancar peredaran darah dan membuka jantung untuk menerima lebih banyak oksigen. Berolah raga juga akan membantu Anda untuk dapat tidur lebih nyenyak di malam hari. Energi yang dilepaskan pada saat kita berolah raga juga akan menstimulasi tubuh kita untuk memproduksi lebih banyak endorphins yang merupakan hormon yang menyebabkan kita merasa bahagia.
3.    Hobby, Jika seseorang mengalami stress berat, maka cara yang baik untuk melepaskan stress tersebut adalah dengan menyalurkannya dalam bentuk hobby. Hobby yang melibatkan banyak orang dalam satu grup juga sangat dianjurkan karena hobby ini akan sangat kondusif terhadap kehidupan sosial seseorang.
4.    Minum Air Putih Hanya dengan minum satu atau dua gelas air putih akan sangat membantu Anda untuk lebih relax dan dengan cairan tubuh yang cukup, Anda akan terhindar dari kepenatan dan kelelahan yang akan semakin memperburuk keadaan jika Anda stress.
5.    Pijat Jika pijat merupakan cara terbaik bagi Anda untuk melepaskan diri dari stress, maka mulailah menyalakan lilin aromatherapy dan lakukan pemijatan selepas Anda bekerja seharian. Pijatan tidak hanya ampuh untuk menenangkan pikiran dan jiwa Anda setelah Anda seharian beraktivitas, tetapi juga dapat membantu untuk meregangkan otot-otot yang penat dan menstimulasi peredaran darah. Bahkan pijatan-pijatan lembut dan ringan dari suami Anda akan membantu Anda untuk tidur lebih baik.
6.    Meditasi Para pakar mengatakan bahwa cara paling ampuh untuk mengatasi stress adalah meditasi. Karena meditasi dapat membantu seseorang untuk menjernihkan pikiran dan berkonsentrasi pada ketenangan alam sekitarnya. Telah dibuktikan bahwa meditasi selama 15 menit memberikan istirahat dan ketenangan yang lebih dibandingkan tidur nyenyak selama 1 jam. Tetapi sebenarnya hanya dengan meditasi 1-2 menit setiap hari sudah dapat memberikan efek positif yang luar biasa untuk Anda. Mulailah dengan duduk tegak dan kosongkan pikiran Anda. Meditasi akan membantu kita untuk melupakan pikiran-pikiran dan kekhawatiran yang menyebabkan kita menjadi stress.
7.    Makan makanan yang bergizi. Pada saat kita dalam kondisi stress, makan secara teratur dan makanan yang mengandung karbohidrat rendah akan sangat membantu menjaga keseimbangan gula darah. Makan makanan yang mengandung terlalu banyak karbohidrat bukanlah hal yang baik karena akan meningkatkan kandungan insulin dalam darah yang akan menyebabkan Anda merasa lelah.
8.    Tidur dan istitahatlah yang cukup karena hal tersebut dapat mengembalikan kebugaran tubuh.

Menciptakan Suasana yang Nyaman.

Suasana lingkungan dan suasana dalam diri setiap pelajar juga mempengaruhi cepat tidaknya mengalami stress. Disini akan dibahas cara menciptakan lingkungan dan suasana hati agar tetap nyaman untuk belajar. Adapun cara-cara efektif itu adalah:
1.    Membersihkan Meja Tulis dari semua kertas-kertas kecuali yang tidak ada hubungannya dengan apa yang akan dipelajari.
Rolland L. Williams, Presiden Direktur dari Chicago and Northwestern Railway, mengatakan: “ Seseorang yang meja tulisnya penuh tumpukan-tumpukan kertas mengenai berbagai macam persoalan akan merasakan pekerjaanya jauh lebih mudah dan lebih cepat jika dia membersihkan meja tulis dari segala macam benda.”
Hal sederhana ini menghindari tekanan berat semacam perasaan’harus’, perasaan ‘akan adanya serangkaian hal yang tidak ada habisnya dikerjakan ‘.
2.    Menghindari kejenuhan dan kelelahan.
Apabila seorang belajar merasa jenuh dan lelah ketika belajar, langsung segera menutup buku dan melakukan kegiatan yang lain yang lebih menyenangkan seperti mendengarkan music, pergi ke tempat yang lebih lapang atau bermain game namun kegiatan ini dilakukan hanya sebentar saja.
3.    Berpikiran Positife
Orang yang berpikiran positife selalu bersifat maju, berkembang, dan membangun. Dengan menerapkan pola pola pikir positif dapat mengatasi stress yang mungkin timbul akibat kegagalan dalam proses belajar karena orang yang memiliki pola pikir ini tidak akan pernah mengenal stress dan putus asa.
4.    Menjaga kebersihan diri dan lingkungan belajar.
Lingkungan yang bersih dapat membuat lingkungan belajar yang nyaman sehingga ada baiknya setiap hari lingkungan belajar selalu terjaga kebersihannya.
5.    Beribadah dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa.
Apabila anda sedang mengalami stress, selain melakukan cara-cara yang dipaparkan diatas ada baiknya Anda beribadah dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa diantara kesibukan belajar dan banyaknya tuntutan yang ada karena hal ini akan membuat anda lebih rileks.
6.    Selalu mencari jalan keluar disetiap masalah yang sedang dihadapi.
Marfu’ah,Pimpinan Redaksi Buletin Ekspress (Buletin Mingguan Mahasiswa Unnes) mengutip kata-kata dari Mario Teguh, “Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Anda akan menjadi lebih damai bila yang anda pikirkan adalah jalan keluar masalah.”
7.    Jangan Selalu Berpikir Tentang Kompetisi
Setiap situasi dalam hidup tidak mengharuskan Anda untuk menang atau kalah. Sesuaikan pendekatan Anda terhadap suatu aktivitas berdasarkan kebutuhannya. Kembangkan sikap positif. Lihatlah dunia dari sisi yang lebih cerah. Ini akan memberikan kekuatan untuk menerima stres sebagai bagian dari hidup.
Mencegah Agar Tidak Stress
Saat menjalankan proses belajar baik itu di sekolah, rumah, atau tempat bimbingan belajar sebelum pelajar mengalami stress ada baiknya mengikuti cara-cara untuk mencegah datangnya stress.
1.    Menyelingi antara waktu belajar dengan waktu refreshing yang dapat menyegarkan mata dan pikiran anda.
2.    Tidak menumpuk-numpuk masalah dan tugas sekolah sehingga ada baiknya sempatkan setiap harinya untuk mengerjakan tugas walau tugas itu dikumpulkan masih dalam jangka waktu yang cukup lama.
3.    Membuat skala prioritas mana yang akan dikerjakan terlebih dahulu.
4.    Membuat jadwal belajar yang teratur dan tetaplah belajar secara rutin dengan waktu yang tidak terlalu lama dan dan juga tidak terlalu singkat.
5.    Jangan malu atau segan untuk meminta bantuan kepada orang lain jika mengalami kesulitan saat belajar.
6.    Buatlah kelompok belajar agar dapat berdiskusi dengan teman yang lain apabila sedang mengalami kesulitan dalam belajar.
7.    Berikan sebagian waktu anda untuk refreshing agar semua kepenatan hilang semisal saat akhir pekan pergilah ke tempat rekreasi.

Peran Guru Agar Suasana Pembelajaran Terasa Menyenangkan
Keberhasilan dalam proses pembelajaran tidak semata-mata karena tingkat kecerdasan atau prestasi akademik yang dimiliki oleh para tenaga pendidik. Artinya, memiliki ilmu yang tinggi dan legalitas nilai akademikyang cemerlang tanpa memiliki hubungan yang baik dengan para anak didik tidak akan memperoleh hasil yang maksimal.
Dengan kata lain, seorang pendidik akan menuai kegagalan dalam proses pembelajaran jika tidak mampu mentransfer ilmunya dengan baik. Keberhasilan itu akan dicapai apabila tenaga pendidik dan peserta didik dalam proses pendidikan memiliki hubungan emosional yang harmonis dan saling memahami.

Lalu yang menjadi persoalan adalah bagaimana agar hubungan antara tenaga pendidik dan peserta didik memiliki hubungan yang baik dan dapat saling memahami? Tidak mudah memang, Karena sering kali para pendidik kurang memperhatikan suasana yang komunikatif dan komprehensif dalam proses pembelajaran di dalam ruangan kelas.
Peranan guru dalam membina hubungan yang baik dengan anak didikdalam proses pembelajaran merupakansalah satu factor yang menentukan. Bagaimanapun baiknya bahan ajar yang disajikan jika tidak ada hubungan timbal-balik yang harmonis dan komunikasi dua arah yang baik antara tenaga pendidik dengan peserta didik, maka hampir bisa dipastikan bahwa hasil yang akan diperolah akan jauh dari harapan. Karena memang pada dasarnya setiap individu memiliki potensi cerdas. Tetapi potensi ini tidak akan teraktualisasi optimal jika tidak distimulus dengan baik pula.
Agar peserta didik tidak cepat mengalami stress, jenuh, dan lelah sehingga sering mereka membuat kegaduhan dalam kelas. Disini tenaga pendidik harus dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menyetir suasana dalam kelas. Maksudnya adalah para guru harus dapat membangun karakter dan mampu memotivasi semangat belajar para peserta didik. Misalnya, proses pembelajaran dibentuk dengan edugame yaitu pembelajaran di dalamnya ada unsur permainan agar tidak terlalu kaku dan tegang juga diselingi dengan humor, tentunya yang bersifat mendidik.

Tenaga pendidik juga harus menerapkan prinsip humanistic-aprroach karena sangat membantu keberhasilan study para peserta didik. Berhasil dalam arti tidak sekadar mengetahui atau mendapat nilai baik dalam ujian namu juga akan menyentuh dalam soal sikap mental dan tingkah laku serta potensi skill yang dimiliki oleh para peserta didik.